![]() |
| Properti of By rellmi3 |
Sayyid Muhyi Aldin Abu Muhammad Abdul Al, Qadir bin Abi soleh Musa zangi Daust Al, Jilani lahir pada 47 0 Hijriyah/1077 Masehi, dan wafat pada 561 Hijriyah 1166 Masehi Al dinobatkan menjadi syekh pertama tarekat qodiriyah kebanyakan biografi tokoh sufi terpopuler ini penuh dengan fiksi tanpa mendasarkan pada fakta-fakta sejarah padahal ulama ini merupakan tokoh sejarah yang cukup besar dalam wacana sejarah pemikiran Islam terutama sejarah tasawuf. J, Spencer trimingham, pengkaji tasawuf tarekat yang cukup teliti menyatakan kesukaran dalam melakukan studi mengenai biografi syekh Abdul Qodir Al Jailani sama halnya dengan menembus kabut legenda yang makin lama makin menggumpal dikarenakan makin menumpuknya legenda di sekitarnya bahkan banyak kitab kehidupannya yang kemudian dibuat oleh murid dan pengikutnya tetapi kebanyakan hanya berisi kekaguman kekaguman atas kesaktian syekh Abdul Qodir Al Jaelani namun yang jelas syekh merupakan wali paling terkenal di dunia Islam.
Seorang penulis muslim asal Jerman Mehmed Ali Aini. Dalam bukunya yang membahas tentang biografi Al Jailani menyebut Al Jailani sebagai orang suci terbesar di dunia Islam. Buku inilah mungkin yang bisa dikatakan sebagai buku yang respresentatif dalam memaparkan biografi Al Jailani secara lengkap.
Iya lahir di nif atau naif termasuk pada distrik jailan atau Jilan , kurdistan Selatan terletak 150 KM sebelah timur laut kota Baghdad atau di selatan Laut Kaspia Iran tempat pengaruh mazhab Hambali sangat kuat pada senin 28 Maret 10 77 Masehi atau waktu fajar Ramadan 47 0 sampai 471 Hijriyah selain sebutan syekh atau wali dan sebutan lain dalam tarekat juga melekat dalam dirinya sebutan Sayyid karena dari pihak ibunya merupakan keturunan Husein cucu nabi shallallahu alaihi wasallam dan dari pihak ayahnya keturunan Hasan juga cucu nabi shallallahu alaihi wasallam. Iya lahir di tengah keluarga yang hidup sederhana dan sholeh. Kakeknya ayah dari ibunya adalah Sayyid Abdullah sauma, i seorang sufi terkemuka waktu itu syekh Abdul Qodir Al Jailani terlahir sebagai anak yatim, ayahnya sudah meninggal sebelum syekh Abdul Qodir Al Jaelani lahir.
Silsilah Al Jailani dari nasab ayahnya bermuara pada Sayyid Al Hasan Ibnu Ali Ibnu Abi Thalib.
![]() |
| Properti of By rellmi3 |
Syekh Abdul Qodir Al Jaelani putra ke-1 Al Imam Sayyid Abi sholeh zangi Dausat Musa. Putra kedua Al Imam Sayyid Abi Abdillah. Putra ketiga Al Imam Sayyid Yahya Al Zahid. Putra keempat Al Imam Sayyid Muhammad. Putra kelima Al Imam Sayyid Daud. Putra keenam Al Imam Sayyid Musa. Putra ke-7 Al Imam Sayyid Abdillah putra ke-8 Sayyid Musa Al Jun putra ke-9 Sayid Abdullah Al Muhsin.putra ke-11 Al Imam Sayyid Muhammad Al Hasan Al Sibthi. Putra ke-12 Al Imam sayyidina Ali Ibnu Abi Tholib Ra.
Sementara itu silsilah Al Jailani dari nasab ibunya bermuara pada Sayyid Al Husain Ibnu Ali Ibnu Abi Tholib. Yaitu syekh mohyie Aldin Abdul Qodir Al Jilani putra ke 1 sayyidah umi Al Khoir Amad aljabar Fatimah. Putri kedua Sayyid Abdullah Al suma'i Al Zahid. Putra ketiga Sayyid Abi Jamal Aldin Muhammad. Putra keempat Sayyid Mahmud. Putra kelima Zaid Abu Al at ha,i Abdullah. putra keenam Sayyid Kamal Aldin Isa. Putra ke-7 Sayyid Imam Alau Al dindin Muhammad Al jawwad. Putra ke-8 Sayyid Imam Ali Al ridho. Putra ke-9 Sayyid Imam Musa Al kadzim. putra ke-10 Imam Ja'far al-shadiq. Putra ke-11 Imam Muhammad Al baqir titik putra ke-12 Imam Zain Al Abidin Ali. putra ke-13 Imam Al Husein Sayyid Al Karbala. putra ke-14 Imam Al Hamam Amir Al mukminin sayyidina Ali bin Abi Tholib. Selisih ini mengantarkan kita pada suatu kesimpulan bahwa syekh Abdul Qodir Jaelani adalah keturunan nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam melalui Putri beliau yaitu Fatimah Al Zahra yang menjadi istri sayyidina Ali bin Abi Tholib, baik dari jalur ibu maupun ayahnya.
Hanya saja kesimpulan yang juga banyak dikemukakan penulis lain ini diragukan oleh sebagian orientalis, seperti H A R.Gibb dan J.H Cramers dengan alasan bahwa dia dikenal di Baghdad dengan sebutan Al azami atau orang persi, yang berarti orang asing, dan ayahnya sendiri mempunyai nama bukan Arab, yaitu zani dost atau Dausat. Namun mengenai pendapat mana yang benar kebesaran syekh Abdul Qodir Al Jailani bukan semata-mata karena faktor nasabnya akan tetapi karena kelamaan dan kealimannya di bidang fiqih dan Ushul fiqih mazhab Hambali dan menurut beberapa sumber juga menjadi Mufti Syafi'iyah, dan juga karena kesalehannya selaku seorang sufi besar, di samping kedudukannya sebagai peletak dasar ajaran tarekat qodiriyah bahkan berkat kesalehan serta keberhasilannya memberikan harapan pada hidup dan kehidupan kepada kaum papa melalui spirit keagamaan ia memperoleh gelar Muhyi Aldin atau penghidup agama yang menghidupkan agama.



Alhamdulillah jadi lebih banyak pengetahuan akupun suka kisah para waliyullah selain banyak hikmah semoga dapat berkah...🤲🤲 Amiiin
BalasHapusKayaknya Fersi ini agak komplit di banding artikel lain yang biasanya hanya membahas tentang karomahnya saja tidak mengungkap sejarah dan karomah beliau seyhk Abdul Qadir terimakasih kang mas..👍👍👍 lanjutkan
BalasHapusTerimakasih semoga bermanfaat untuk kita semua
Hapus